Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cerita Cintaku (part.1)

Kisah Cintaku
    Kisah cintaku brawal dari sejak aku mengenal seorang perempuan atau bisa dikatan cinta pertama.
saya dilahirkan dari kalang orang biasa bahkan bisa di katakan orang yang kekurangan sejak kecil saya sudah membatu orang tua untuk mecukupi kebutuhan sehari-hari.
saya dilhirkan di desa dan saya hanya sekolah sampai sekolah menengah pertama (SMP).
maka dari itu saya dalam hal pengaman sangat tertinggal dari pada temen-temen sebayaku.

    Sedikit cerita kehidupanku 

Saya dilahirkan di desa yang terpencil dengan kedua adiku, saya tiga bersaudara dan saya anak pertama.

saya sekolah hanya sampai smp itupun saya sering membeli kebutuhan sekolah dengan cara beli sendiri atau cari duit sendiri, meskipun dalam bimbingan orang tua.

Alhamdulilah saya sedikit memiliki kemampuan dalam bidang elektronik.. karena pada saat itu di sekilah masih ada pelajaran elektronik kalau saat ini saya tidak tahu apakah pelajaran itu masih ada atau tidak.

dari elektroniklah saya bisa cari uang sendiri meski tidak seberapa saya sangat bersyukur bisa sedikit membantu orang tua. karena pada saat itu rumah orang tua tidak punya listrik sendiri alias masih nyalur sama tetangga, pada suatu saat ada masalah sama yang punya listrik dan listrik dirumahku diputus..

dari sinilah masa mudaku hilang. hingga tak bisa merasakan yang namanya jatuh cinta, karena rumah orang tuaku tidak ada listrik saya bingung tidak bisa reparasi barang elektronik. Ahkirnya saya menyuruh ayahku untuk cari tahu kalau pasang listrik sendiri itu habis berapa.. dan ayahkupun pergi ketempat tukang listrik dan mendapat jawaban, kalau pasang listrik itu harganya 1800000 (satu juta delapan ratus)

setelah saya tahu harganya segitu sayapun bingung pusing tujuh keliling, kemudian orang tuaku ngasih saran untuk minjam uang di bank, Dan sayapun setuju. 

ahkirnya rumah orang tuaku ada listrik sendiri dan saya jadi bisa bekerja servis elektronik meskipun masih jarang.. tapi setoran ke bank setiap bulan harus terus di setori dan itu saya yang menanggung karena saya yang  menginginkan itu semua.. segala hal saya lakukan yang penting mendapat uang yang halal.. sayapun membuat setrum ikan untuk di jual temen di sekitar dan Alhamdulilah banyak juga yang beli.. merekapun kalau mau isi ulang accunya di tempatku jadi setiap hari ada pemasukan bisa buat bayar listriknya.. dan saya hanya fokus setoran ke Bank.

Bgitulah setiap harinya selama 5 tahun.. Maka saya sampai lupa yang namanya suka  sama perempuan hanya memikirkan setoran.. setoran untuk pasang listrik sampai 2 tahun dan kemudian saya pingin punya motor dan sayapun minjam ke bank lagi untuk beli motor..


    Cerita cinta mulai dari sini..

Setelah saya punya motor sendiri saya mulai suka sama perempuan seperti pada umumnya anak muda tapi sayang umurku sudah agak dewasa jadi agak minder.. sampai-sampai pernah di katain tidak berani sama wanita. kaerena adiku sudah duluan bawa wanita istilahnya kencan padahal saya belum pernah sama sekali.

suatu hari saya beranikan diri tuk mendekati seorang wanita. dia anak tetangga desa tapi masih satu kecamatan. pertama ketemu dijalan sewaktu saya habis belanja sperpart elektronik. dan dia pulang dari sekolah karena dia masih sekolah kelas 2 sma. dia pulang sekolah pada saat itu dia naik sepeda dan saya beranikan diri untuk kenal dan diapun mau diajak kenalan.

sambil jalan kamipun ngobrolsampai sampai terpisah dipersimpangan karna dia sudah sampai didesanya,, sesampai dirumah saya sering teringat dirinya.. mugkin ini yang dinamakan suka atau cinta. tapi saya tidak tahu perasan dia..

sejak saat itu aku sering ketemu karena emang di sengaja kalau saya belanja kira-kira dia pulang akupun selalu mencari-carinya dari sekian banyak anak sekolah.. begitu seterusnya.. higa rasa dihatuku semakin yakin kalau saya suka sama dia dan saya pun merasakan kalau diapun punya perasaan yang sama.

tapi saya sendiri mau mengungkapkan rasaku ini sepertinya tidak berani, takut di tolak dalam hatiku makin tidak karuan, dan pada suatu saat akupun beranikan diri tuk kirim surat karena pada saat itu belum ada hp kaya sekarang, Setelah saya mengurim surat yang surat itupun bukan saya kirim tapi saya berikan sendiri sewaktu dia pulang sekolah seperti biasa.

Setelah saya berikan surat itu. beberapa hari kemudian saya berniat menemuainya berharap dia bales suratku itu. tapi setelah berhari-hari acari dia tidak pernah ketemu, disitulah aku merasa sedih dan sempet putus asa karna dalam hatiku pasti aaku ditolak dan dia tidak mau menemuiku lagi..

Setelah beberapa hari aku tidak ketemu kemudian aku tanya temennya.. dan ternyata kata temennya dia lagi sakit. dan setelah mendengar itu saya makin tidk karuan yang saya rasakan. karena berita itu dan sayapun ingin main kerumahnya tapi saya bingung karena belum paernah main kerumahnya.. pada saat itu aku seperti biasa mau belanja dan saya mengajak temen karena dalam rencanaku nati sekalian mampir main ke cewek itu..

pada hari itu kebetulan hari sabtu dan saya cari temennya dia sewaktu pulang sekolah karena temnnya masih tetangganya.. dan saya ketemu sama temennya kemudian saya ngomong sama dia kalau aku mau main kerumahnya.. katanya sih dia sudah agak mendingan setelah satu minggu dia tidak sekolah..

dan ahkirnya saya pun sampai di depan rumahnya di antar sama temennya itu.. dari balik jendela sepertinya saya melihat seorang gadis sepertinya dirinya yang mengintip dari balik jendela karena sedikit tertutup gorden.. kemudian aku beranikan diri untuk memberi salam dan yang mebalas salam seorang bapak-bapak, sepertinya dia ayah nya.. kemudian saya tanya Ati nya ada pak.. Bapak nya menjawab ada mas.. kemudian berbalik bertanya apanya ati  ya.. Kemudian aku jawab Temennya pak.. tapi dalam hatinya tidak percaya kalau aku temennya dilihat dari segi umur dan penampilan bukanlah anak sekolah.. pasti itu dalam hatinya..

Kemudian Bapak itu pun memanggil anaknya. Ati ini ada temen nya.. dan kemudian aku dengar ada suara orang berlari dari dalam dan munculah yang aku cari-cari.. wahh dia kelihatan menawan kelihatan anggun dan sedikit pucat.. kemudian bertanya pada kangendi?? sayapun jawab biasa habis belanja. dia cuma jawab ohh. kemudian saya tanya katanya lagi sakit sakit apa, dia jawab enggak koh dan temenku disebahku jawab juga sakit rindu.. dan dia senyum senyum.. setelah bebrapa menit kami ngobrol.. ibunya pun pulang dan dia bilang eh ada tamu.. ko tamunya gk dibuatin minum ti dia ngomong sama anaknya.. Oh iya lupa kemudian ia pun beranjak mau buat minum. tapi aku menolak ngk usak aku juga mau pulang udah sore..

dia tanya beneran ko bentar banget mainnya.. iya udah sore banya kerjaan aku jawab gitu.. kemuadian akupun pamit.. kemudian setelah aku pamit sama orang tuanya pun. setelah saya keluar dan sedah sampai dimotor dia lari keluar dari rumah.. sambil membawa kertas di tangan nya.. sambil dia bilang ini yang kemarin.. kemudian saya kantongin itu kertas sepertinya udah kusut. sambil dia bilang ati ati ya.. kemudain saya pun pergi..

dan sampai di jalan saya berpikir jangan jangan aku di tolak dan suratku dikembalikan lagi.. dan akupun ngomong sama temenku aduh aku ditolak sepertinya.. aku tidak sabar untuk tahu jawabannya.. kemudian aku berhenti diwarung  untuk bermaksud membuka kertas itu.

temenku pesan makan dan aku gk karuan dalam perasan aku gk pesan makanlah.. kemudian saya ambil kertas di tanganku dan kubuka setelah ku buka betapa aku bahagianya.. dalam kertas itu tertulis sangat singat kalau dia mau jadi pacarku. dn ada satu baris tulisan dan tertulis besok kerumah ya antar aku krontrol..

hanya itu tulisan di kertas itu kemudian saking bahagianya aku langsung pesen makan ehh ternyata makan pun tidak enak. aku selalu terbayang wajahnya..

setelah aku pulang dirumah tersa lama banget pingin ketemu lagi pingin waktu malam cepat berlalu dan akupun tak bisa tidur.. kaya lagu tak dapat tidur..sampai jam 2 malam saya baru bisa tidur dan saya jam 4 udah bangun lagi ko ngak siang siang yah.. dan jam 7 pagi aku pun berangkat kerumahnya sampai di depan rumahnya ternya dia sudah rapi dan terlihat juga kedua orang tuanya..

kemudian aku ucapkan salam orang tuanya pun jawab salam saya.. kemudian orang tuanya bilang mauberangkat langsung atau rehat dulu.. dalam hatiku ohh sepertinya dia udah cerita duluan sama orang tuanya kalau dia mau pergi sama saya.. dia pun jawab langsung berangkat saja biar pulangnya cepet.. dan orang tuanyapun jawab ohh ya dah langsung berangkat saja.. dan ibunya pun sambil ngomong sama saya hati-hati ya mas.. dan saya pun jawab iya bu..


    Pertama kali saya bawa wanita.

dijalan rasnya gk karu-karuan maklum baru pertama memboceng seorang wanita yang aku sayangi,  diperjalanan saya tidak bayak bicara karena masih malu-malu..  saya pun bertanya kontrol dirumah sakit mana dia cuma senyum terus ngomong yang mau kerumah sakit siapa.. kemudian aku sedikit kaget loh katanya mau kontrol.. dia jawab gk jadi kiata jalan-jalan ajah yuh.. disitu aku baru ingat kalau hari itu hari minggu kemudian saya tanya mau jalan-jalan kemana.. dijawab kemana ajah..

dan aku pun bingung mau kemana yah.. Kemudian aku putuskan untuk ke baturaden.. saya ngomong sama dia kita ke baturaden ajah gimana.. dia jawab kemana ajah aku mau.. oke aku langsung menuju ke baturaden.. dan samapai dibaturaden ternyata disitu rame banget.. kamipun jalan jalan nyari tempat yang gk begitu ramai agar kami bisa ngobrol.

dibukit nan sejuk tempat sedikit sepi tidak terlalu ramai disitu kami duduk direrumputan disitu saya beranikan untuk lebih dekat terusa memegang tangannya.. dan dia juga keliahatannya tidak keberatan.. sambil melihat wajahnya yang begitu anggun dan ayu.. sayapun mulai membelai rambutnya dia terlihat memejamkan mata.. dalm hatiku dia pingin dicium atau gimana akupun masih bingung..

matahari mulai turun kelihatan udah sejajar dengan kami karena kami posisi di penggunungan.. kelihatannya udah sore.. dan ternyata udah jam 4.. kemudian aku bilang udah sore ayo kita pulang takut di tungguin.. ini udah jam 4 paling enggak nyapai rumah jam 6.. setelah aku ngomong kaya gitu dia kelihatan  kecewa dalam raut wajahnya.. kamipun beranjak pulang samapi dijalan dia dibelakang dan sepertinya pegangan kenceng banget perasaanku gerogi banget campur aduk..

    Ciuman pertama

ditengah perjalanan karena dari pagi samapia luoa gk makan kami pun berhenti di sebuah warung mie ayam diwarung itu kebetulan tidak begitu ramai.. setelah kami turun dari motor dia buka helemt belum masuk ke dalam warung dia mendekatiku langsung merangkulku dan menciumku sanabil bilang aku sayang banget sihh..

rasaku kaya disiram air es...dan tak bisa ngomong apa-apa baru pertama aku dicium seorang wanita.. aku diam saja dan tetap berdiri disitusampai lupa mau makan.. sampai dia ngomong ayo jadi makan tidak sambil menariku kemudian kamipun makan habis itu kemudian kami langsung pulang karena sudah sore banget.. sampai dirumahnya udah jam 5:45 sore.. kedua orang tuanya sudah menunggu kemudian kami turun dalam hatiku sedikit takut.. kemudian dia mengucapkan salam duluan karenadia berjalan didepan dengan kelihatan ceria banget.. sepertinya orang tuanya sudah bisa menduga kalau kami punya hubungan.. dan aku langsung mau pamit kemudian aku di cegah karena udah mau maghrib. nanti ajah habis mahgrib.. akupun nurut sama meraka aku masuk..dan dia langsung masuk a masuk mandi.. aku duduk disofa.. bebrapa saat dia keluar udah mandi kelihatan seger banget..  sambil dia bawa secangkir teh dia ngomong mau mandi disini apa dirumah.. dan saya jawab sembarangan temen mandi di sini.. 

kemudian saya ngobrol sebentar dan teh sudah diminum saya pun pamit untuk pulang.. entar aja kenapa masih sore.. tepi saya tetep mau pulang say keluar dan dia pun ikut keluar mengantarku sampai dimotor.. setelah saya dimotor.. dan mau jalan.. aku pamin.. udah ya aku mau pulang..dan dia jawab ya uadah hati-hati ya.. dia bilang gitu sambil mendekatiku dan menciumku kembali...


sekian dulu ceritaku keberanianku mulai muncul di cerita berikutnya..(part.2)

Posting Komentar untuk "Cerita Cintaku (part.1)"